Sel. Sep 21st, 2021

Gedung Serba Guna Kondisi Rurak, Terhendus Aroma Korupsi”

AGEN07.COM – Kabupaten Bengkulu Tengah, Program Dana Desa(DD) merupakan salah satu upaya Pemerintah Pusat untuk mensejahtrakan masyarakat hingga kepelosok desa, dan sekligus memberikan sarana dan prasarana insfrastruktur pembangunan yang berkualitas dan berkuantitas mutu fisik secara baik sehingga dapat di pergunakan oleh kepentingan masyarakat dengan kurung waktu yang lama.


Namun tidak sedikit jumlah Kepala Desa yang akhirnya masuk ke dalam HOTEL Perdeo (Lapas) sebagai tahanan yang harus mempertanggung jawabkan kecurangan dalam merealisaikan Program Dana Desa(DD), tetapi hingga saat sekarang masih saja ada kepala Desa yang Nekat melakukan kegiatan beraroma kecurangan sehingga Fisik bangunan mengalami kerusakan secara parah.


Salah satu contoh Desa Air Kotok Kecamatan Pematang Tiga Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu, pada tahun 2020 merealisasikan Anggaran Dana Desa sebesar Rp.384.828.000,- yang di peruntukan pembangunan Gedung Serba Guna dengan volume bangunan sebesar 10 M x 14 M


Seperti yang di ketahui bahwa kondisi fisik Bangunan gedung serba Guna tersebut pada saat sekarang sudah mengalami kerusakan secara parah, dimana dinding bangunan gedung mengalami keretakan secara menyeluruh yang mengakibatkan adanya kekwatiran warga dalam penggunaannya.


Bawasannya bangunan Pemerintah seharusnya memiliki umur minimal 5 tahun sehingga harus ada perencanaan matang sebelum pelaksanaan, beberapa analisa harus di kaji oleh para tim ahli teknis, dan saat melaksanakan pekerjaan perlu adanya kesadaran diri dari para pekerja sehingga melakukan sesuai sfesipikasi yang ada dengan mengutamakan mutu fisik bangunan yang memiliki Kualitas dan berkuantitas secara baik
Sementara Kepala Desa Air Kotok di kediamannya mengatakan kepada wartawan, “kita mengakui kondisi fisik bangunan Gedung Serba Guna pada saat sekarang sangat memprihatinkan karena banyaknya kerusakan, hal ini dampak karena adanya bencana alam berupa Gempa Bumi beberapa Bulan yang lalu, namun kemaren sudah ada insfektorat yang melakukan pemeriksaan sebelum adanya keretakan atau kerusakan, nanti kita akan melakukan rapat terhadap Perangkat Desa, BPD untuk melakukan perbaikan”. Tuturnya. (Rusik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *