Sen. Apr 19th, 2021

Diduga Proyek ‘Siluman’ SMK N 4 RL Dibiayai Dari Pungutan Warga

AGEN07.COM, REJANG LEBONG – Belakangan terungkap jika kegiatan pembangunan tanpa identitas alias ‘Proyek Siluman’ yang ada di komplek SMK Negeri 4 Rejang Lebong (RL) ternyata merupakan pembangunan lapangan sarana olah raga. Informasinya, pembuatan lapangan olahraga yang menelan dana hingga ratusan juta tersebut diduga dibiayai menggunakan dana hasil pungutan dari Warga yang tinggal di sekitar lokasi SMKN 4 RL yang berlokasi di jalan lintas Curup – Muara Aman, Kecamatan Bermani Ulu Raya (BUR). Namun anehnya, saat tim AGEN07.COM melakukan investigasi di sekitar lokasi, tidak ada satupun Warga sekitar serta aparatur Kecamatan yang mengetahui dan merasa menyalurkan uang kepada pihak SMKN 4 RL untuk digunakan membangun lapangan tersebut.

“Tidak pernah kok Pak kami menyumbang dana ke pihak SMKN 4 RL maupun kepada pihak Komite sekolah. Coba tanya ke pihak Kecamatan Pak, siapa tau aja merekaengetahuinya,” kata Parman (45), Warga setempat.

Dikonfirmasi, Sekretaris Kecematan Bermani Ulu Raya, Yusmedi mengatakan jika pihaknya justru sama sekali tidak mengetahui jika ada pembangunan lapangan sarana olehraga di komplek SMKN 4 RL Januari 2021 lalu.

“Jangankan tentang sumbangan Warga, mereka membangun lapangan olahraga itu saja Kami sama sekali tidak tahu. Baru tau sekarang Pak,” tegas Yusmedi saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (24/2).

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 4 RL, Firnando SPd saat akan ditemui di SMKN 4 RL belum bisa ditemui lantaran sedang ada kegiatan. “Belum bisa ketemu Pak. Sekarang sedang ada tamu dari Bengkulu Pak,” ujar petugas penjaga sekolah yang berada di pos keamanan gerbang SMKN 4 RL dengan nada tinggi.

Seperti dilansir sebelumnya, sejumlah kalangan Masyarakat Kabupaten Rejang Lebong (RL) belakangan dihebohkan dengan adanya kegiatan pembangunan tanpa identitas atau ‘proyek siluman’ yang berlangsung sejak pertengahan bulan Januari 2021 di komplek SMKN 4 RL. Pasalnya, dilokasi kegiatan proyek yang dilaksanakan hanya oleh segelintir pekerja bangunan tersebut tidak mencantumkan papan merk atau papan identitas pekerjaan. Terlebih lagi, selama pelaksanaannya, para tukang pekerja terlihat bekerja ‘asal – asalan’, mulai dari membuat adonan semen tanpa kotak adukan, hingga menggunakan adonan semen untuk membuat bangunan tersebut saat hujan sedang mengguyur deras di lokasi yang bertempat di jalan lintas Curup – Muara Aman, Kecamatan Bermani Ulu Raya (BUR) tersebut.

“Kami juga tidak tahu pak itu proyek apa. Tiba – tiba saja ada kendaraan pengangkut material bangunan yang masuk ke dalam sekolah menyuplai beberapa jenis material bangunan awal Januari lalu. Selang beberapa hari, kami lihat ada pekerja bangunan yang mulai bekerja disana,” ujar Arman (55), Warga setempat, Selasa (19/1) lalu.

Padahal, sambung Arman, pada awal tahun biasanya belum ada kegiatan pembangunan yang bersumber dari dana bantuan Pemerintah yang mulai dilaksanakan. “Mungkin dananya berasal dari pungutan uang pembangunan siswa siswi yang bersekolah disana Pak. Mungkin juga berasal dari dana lain Pak. Tetapi kalau dari DAK atau Proyek lain biasanya pertengahan tahun nanti baru mulai pak, mengingat ketok palu anggaran yang sering terlambat setiap tahunnya pak,” tutur Arman.

Sementara itu, saat AGEN07.COM melihat langsung kelokasi kegiatan tidak terdapat papam merk kegiatan yang tepasang dilokasi. Dilokasi hanya terdapat material bangunan seperti pasir, batu serta sejumlah alat kerja bangunan. Dilokasi juga terlihat bentuk bangunan yang mulai dibuat berbentuk segi empat layaknya sebuah lapangan. (Zeky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *