Sen. Apr 19th, 2021

Licik, Erfil Manurung ‘Babat’ Habis MTDP & Obok-Obok AD/ART

AGEN07.COM – Jakarta,-Akta Netty Resmawati SH Nomor 8 tanggal 10 Desember 2019 harus menjadi sasaran tembak untuk ‘Dibombardir’, karena selain diduga menjadi ‘Alat’ Kelicikan Adek Erfil Menurung untuk ‘Membabat’ habis keberadaan dan kewenangan Anggota MTDP termasuk mengobok-obok AD/ART sesuai kepentingan pribadinya, juga menjadi ‘Biang’ keladi terjadinya kekacauan di Internal Keluarga Besar Ormas Laskar Merah Putih.

Demikian ditegaskan Kamada (Ketua Markas Daerah) Laskar Merah Putih Provinsi Bengkulu, Chairuddin MDK saat diwawancarai Wartawan media Online AGEN07 terkait perseteruan AHU Laskar Merah Putih yang kini sedang diadili di PTUN DKI Jakarta dan Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu 10 Pebruari 2021 di Bengkulu. “ Berdasarkan rekam jejaknya selama di Laskar Merah Putih mulai dari masih LSM FB Laskar Merah Putih hingga menjadi Ormas Laskar Marah Putih, untuk bisa menjadi Penguasa Seumur Hidup di Laskar Merah Putih tidak sedikit Kelicikan yang dilakukan Ade Arfil Menurung. Oleh karena itu kita tidak boleh lengah hanya dengan melihat bahwa Akta Notaris Netty sekedar tentang pengesahan Adek Erfil Menurung sebagai Ketua Umum terpilih di Musyawarah Besar (Mubes) Karawang”.tuturnya.

“Kita justru harus melihat jauh lebih ke dalam, bahwa Akta Netty tersebut diyakini sudah dijadikan ‘Alat’ untuk merubah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Ormas Laskar Merah Putih sebagaimana tertuang di Akta Pendirian Notaris Tintin Surtini SH MH MKn Nomor 9 tanggal 05 Nopember 2014,” ujar Chairuddin MDK.

Hanya saa menurut dia, apapun yang dilakukan oleh Adek Erfil Menurung bersama ‘Gengnya’ tidak serta merta bisa berjalan sekehendak mereka, karena selain dalam menjalankan profesi Notaris Netty terikat dengan Kode Ethik juga ada Undang-Undang Nomor 7 tahun 2013 tentang Ormas. “ Misalnya, untuk membuat Akta Perubahan Ormas Laskar Merah Putih di Notaris manapun termasuk di Notaris Netty Resmawati SH, disamping harus mengacu kepada Akta Pendirian Notaris Tintin Surtini SH MH MKn Nomor 9 tanggal 05 Nopember 2014 termasuk AD/ART yang tertuang di dalam Akta tersebut, juga Wajib menghadirkan minimal lebih dari 1/2 (satu per dua) Majelis Tinggi Dewan Pendiri. Jika kedua unsur itu tak terpenuhi, maka Akta Perubahan yang diterbitkan Notaris bersangkutan Cacat Hukum dan harus Batal demi Hukum,” jelas Chairuddin MDK.

Menjawab pertanyaan tentang dihilangkannya nama-nama Majelis Tinggi Dewan Pendiri termasuk peran dan wewenangnya seperti yang dilakukan oleh Adek Erfil Manurung di Akta Notaris Netty Resmawati SH Nomor 8 tanggal 10 Desember 2019, menurutnya jika memang dihadiri dan disetujjui oleh minimal lebih 1/2 (satu per dua) sah-sah saja termasuk jika Erfil Manurung mau merangkap Sepuluh jabatan sekalipun. Tetapi kalu itu hanya kehendak Adek Erfil Mnurung bersama 4 Orang anggota MTDP yang konon berkelompok dengan dia dari 14 Orang anggota MTDP yang ada, itu sama sekali tidak bisa dan Aktanya tidak sah alias Cacat Hukum. “ Oleh karenanya, tanpa berniat merasa lebih pintar atau lebih faham dan bukan juga dengan niat ‘Menggurui’, saya sangat berharap baik kepada Tim Kuasa Hukum Markas Besar Ormas Laskar Merah Putih maupun Sembilan anggota MTDP, kiranya menjadikan Akta Notaris Netty Resmawati SH Nomor 8 tanggal 10 Desember 2019 sebagai ‘Sasaran Tembak’ Sebab menurut hemat saya, di dalam Akta tersebut tertuang semua akal ‘Licik’ Ade Erfil Menurung untuk menjadi Penguasa Tunggal Ormas Laskar Merah Putih seumur hidup,” ucap Chairuddin MDK, yang berjanji akan terus ‘Mengawal’ perjalanan Pengambil Alihan AHU Ormas Laskar Merah Putih dari ‘Genggaman’ orang – orang yang tidak berhak. Sementara saat disinggung tentang diterbitkannya AHU-0000978.01.08 Tahun 2020. Chairuddin MDK berpendapat, bahwa baik disengaja atau tidak Adek Erfil Manurung bersama Netty sudah ‘Menjebak’ Kemenkum HAM RI untuk melakukan Kesalahan fatal berdasarkan keterangan-keteranngan sesat yang dipaparkan melalui Akta Notaris Netty Resmawati SH Nomor 8 tanggal 10 Desember 2019. (red/ 01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *