Sen. Apr 19th, 2021

Membedah Ego ‘Keserakhan’ Jabatan Adek Erfil Manurung


Catatan Tercecer Chairuddin MDK

Ego ‘Keserakahan’ seorang Adek Erfil Manurung, mantan Ketua Umum Markas Besar Laskar Merah Putih Periode 2014 – 2019 yang ‘Dipecat’ oleh Majelis Tinggi Dewan Pendiri (MTDP) sebelum berakhir Masa Jabatannya, saat ini sedang diadili di dua Lembaga penegakkan Hukum berbeda, yaitu Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) DKI Jakarta dan Pengadilan Negeri (PN). Jakarta Barat. Jika pada Persidangan perdana Kamis 21 Januari 2021, karena mungkin sadar akan ‘Kalah’ Adek Erfil Manurung sempat ‘Menerjunkan’ Pasukannya ‘Menyerang’ PTUN DKI Jakarta, tetapi pada Persidangan Perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Barat Rabu 3 Februari 2021, baik pihak Adek Erfil Manurung maupun Notaris Netty Resmawati SH yang menerbitkan Akta Nomor 8 tanggal 10 Desember 2019 sama-sama tak berani hadir. Sebagaimana diketahui, Akta Notaris Netty Resmawati SH Nomor 8 tanggal 10 Desember 2019, adalah tentang pengesahan Adek Erfil Manurung dan Neneng A Tuty sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Markas Besar Laskar Merah Putih, berdasarkan hasil Musyawarah Besar ‘Liar’ karena sama sekali tidak diatur Anggaran Dasar danb Anggaran Rumah Tangga Ormas Laskar Merah Putih. Untuk mengetahui berbagai Manuver ‘Keserakahan’ seorang Ade Erfil Menurung dalam Menggenggam Jabatannya, rubrik Catatan Tercecer Chairuddin MDK kali ini mencoba ‘Membedah’ Rekam Jejak mantan Ketua Umum Markas Besar Laskar Merah Putih yang tetap ‘Ngotot’ tidak mau turun dari Singgasana Kekuasaannya itu. Sebelumnya, saat Laskar Merah Putih masih bestatus LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) denga nama Forum Bersama Laskar Merah Putih dengan Ketua Umum Edy Hartawan Siswono, Adek Erfi Manurung adalah Ketua Harian. Pasca Meninggalnya beliau almarhum Edy Hartawan di Rumah Sakit OMNI Tangerang 03 Oktober 2010, pada Fortanas Nopember 2011 Adek Erfil Manurung dipercaya menjadi Pjs (Pejabat Sementara) Ketua Umum dengan tugas utama melaksanakan Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) LSM Forum Bersama Laskar Merah Putih. Pelaksanaan Mubeslub LSM Forum Bersama Laskar Merah Putih pada 30 Maret hingga 1 April 2012 yang sebelumnya disepakati dilaksanakan di Kota Balik Papan, Kalimantan Timur, oleh Adek Erfil Manurung tiba-tiba dirubah dan digelar di gedung MK (Mahkamah Konstitusi) Bekasi, Jawa Barat, karena ketika itu ‘Sinyal’ jika H. Muhammad Arsyad Cannu akan terpilih menjadi Ketrua Umum memang sudah demikian santer terdengar. Hasilnya tentu saja sudah bisa diterka, Adek Erfil Manurung dan Ir. Sutikno terpilih menjadi Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Markas Besar Ormas Laskar Merah Putih 2012 – 2017, karena di Mubeslub tersebut juga terjadi perubahan yang sangat mendasar yaitu dari LSM Forum Bersama Laskar Merah Putih menjadi Ormas Laskar Merah Putih. Dalam perjalanannya, Adek Erfil Manurung mulai melakukan manuver ‘Nyeleneh’ dimana dengan menggunakan Akta Perubahan Notaris Achmad Sopian SH Nomor 354 tanggal 11 September 2012, ‘Dia’ berusaha mendapatkan SKT (Surat Keterangan Terdaftar) Ormas Laskar Merah Putih dari Kemenkum HAM RI, tetapi GAGAL. Tidak hanya sampai disitu, dengan menggunakan Akta Notaris Achmad Sopian SH Nomor 16 tanggal 17 Juni 2013, Adek Erfil Manurung kembali mendaftarkan ke Kemenkum HAM RI dengan mengubah Nama Ormas Laskar Merah Putih menjadi YAYASAN FORUM BERSAMA LASKAR MERAH PUTIH termasuk MERUBAH PARA DEWAN PENDIRI dan fungsi hukum Organisasi dengan seenaknya tanpa melalui Musyawarah Besar. Fakta lain yang tak terbantahkan, keberadaan Perkumpulan Organisasi Masyarakat (Ormas) Laskar Merah Putih, dilegalkan (disahkan) berdasarkan Akta Pendirian Notaris Tintin Surtini SH MH MKn Nomor 9 tanggal 05 Nopember 2014. Berdasarkan Akta Pendirian tersebut termasuk Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang tertuang di dalamnya, Kemenkum HAM RI mengeluarkan Keputusan Pengesahan dengan Nomor AHU-00887.60.10.2014. Dengan demikian, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Ormas Laskar Merah Putih yang Sah dan diakui oleh Negara adalah yang tercantum dalam Akta Pendirian Notaris Tintin Surtini SH MH MKn Nomor 9 tanggal 05 Nopember 2014. Ironinya, Akta Pendirian Notaris Tintin Surtini SH MH MKn Nomor 9 tanggal 05 Nopember 2014 termasuk Anggaran Dasar dan Anggaran Rumha Tangga tersebut, oleh Adek Erfil Manurung dijadikan ‘Alat’ kepentingan pribadi untuk merubah Periode Kepengurusannya dari 2012 – 2017 menjadi 2014 – 2019, melalui perhelatan Organisasi bernama Rakernas (Rapat Kerja Nasional) di Medan, Sumatera Utara pada Mei 2016, atau sekitar 1 tahun sebelum Periode Masa Jabatannya berakhir. Padahal tidak ada satu Pasalpun baik di Anggaran Dasar mapun Anggaran Rumah Tangga Ormas Laskar Merah Putih yang dapat dijadikan dasar untuk merubah Periode Kepengurusan. Kini, diduga bersekongkol dengan Notaris Netty Resmawati SH, Adek Erfil Manurung kembali berusaha ;Menggenggam’ Jabatannya sebagai Ketua Umum Mabes Ormas Laskar Merah Putih. Entah mengacu ke Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga di Akta Notaris siapa, Adek Erfil Menurung ‘Menyulap’ perhelatan HUT Ormas Laskar Merah Putih 7 – 9 Nopember 2019 di Karawang, Jawa Barat, menjadi Musyawarah Besar (Mubes) Markas Besar (Mabes) Ormas Laskar Merah Putih. Anehnya, terpilihnya Adek Erfil Manurung dan Neneng A Tutty sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Mabes Ormas Laskar Merah Putih di Musyawarah Besar ‘Liar’ karena tak diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Dasar Ormas Laskar Merah Putih, yang dipilih oleh Markas Daerah (Provinsi) dan Markas Cabang (Kabupaten/Kota) justru Disahkan oleh Notaris Netty Resmawati SH Nomor 8 tanggal 10 Desember 2019. Tragisnya lagi, Akta Notaris Netty Resmawati tersebut oleh Kemenkum HAM RI Cq Direktorat Adminitrasi Hukum Umum dijadikan dasar untuk Menerbitkan AHU-0000978.01.08.2020 dengan Ketua Umum Adek Erfil Manurung. Kita tidak tahu persis, apakah begitu lancarnya Penerbitan AHU tersebut ada Oknum di Kemenkum HAM RI yang bermain bersama Kelompok Adek Erfil Manurung dan Notaris Netty Resmawati SH, tentu saja hanya penerapan hukum yang Jujur dan Adil baik itu di PTUN DKI Jakarta maupun di Pengadilan Negeri Jakarta Barat yang akan menentukan.(*****).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *