Sen. Apr 19th, 2021

Tahu Akan Kalah, Pasukan Erfil Manurung ‘Serang’ PTUN

AGEN07.COM – Jakarta,- Tahu akan Kalah, Pasukan Adek Erfil Menurung, mantan Ketua Umum Markas Besar Laskar Merah Putih Periode 2014 – 2019 yang di Pecat Majelis Tinggi Dewan Pendiri (MTDP) sebelum Periode Kepengurusannya Berakhir, ‘Menyerang’ PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara) DKI Jakarta di Persidangan pada Kamis, 21 Januari 2021. “Padahal, persidangan tersebut adalah Sengketa Tata Usaha Negara (TUN) antara Ketua Umum Markas Besar (Mabes) Laskar Merah Putih yang Sah ‘Produk’ Musyawarah Majelis Tinggi Dewan Pendiri tanggal 03 November 2019 di Balik Papan, Kalimantan Timur, H. Muhammad Arsyad Cannu, dengan pihak Kemenkum HAM RI terkait AHU-0000978.AH.01.08 tanggal 30 September 2020 yang Diterbitkan atas nama Adek Erfil Menurung sebagai Ketua Umum ‘Produk’ Musyawarah Besar ‘Liar’ karena tak diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Ormas Laskar Merah Putih,” Ujar Chairuddin, MDK. “Jadi apa urusannya. Apa Hubungannya dan Apa Urgensinya dengan Adek Erfil Manurung. Sama sekali tidak ada. Cara-cara mereka dengan beramai-ramai mendatangi PTUN, sama dengan‘Teror’ dan ‘Intimidasi’. Itu cara-cara Kotor yang sama sekali tak beretika. Ini Indonesia. Ini Negara Hukum dan bukan Negara ‘Bal-Bal’. Tetapi Ironinya, kenapa pihak Kepolisian yang bertanggung jawab atas Keamanan di Area gedung PTUN kok hanya ‘Cuek’.” kata Chairuddin MDK. “ Sebagai gambaran, pihak Kepolisian membiarkan orang-orang Adek Erfil Menurung datang secara beggerobol tanpa mengindahkan ketentuan Protokol Kesehatan ‘Covid 19’. Mereka bisa dengan bebas dan seenaknya masuk ke area gedung PTUN (DKI Jakarta), dan Polisi diam saja. Bahkan yang juga patut dicurigai, terlihat beberapa anggota Polisi yang ‘Bercengkrema’ (Ngobrol) dengan orang-orang Adek Erfil Menurung. Ini ada apa. Ada hubungan apa dengan kedekatan diantara mereka,” tambahnya. Dia juga menyebutkan, apa yang dilakukan oleh orang-orang Adek Erfil Manurung yang diyakini bahkan dapat dipastikan berdasarkan Perintah, merupakan bukti jika Ade Erfil Manurung maupun ‘Kelompoknya’ sadar betul jika Gugatan Ketua Umum Mabes Laskar Merah Putih HM Arsyad Cannu melalui tim Pengacaranya akan dikabulkan oleh Majelis Hakim PTUN. “ Untuk itu, tidak ada salahnya Tim Pengcara Ketum HM Arsyad Cannu berkirim Surat Resmi ke Kapolda Metro Jaya, bila perlu ke Mabes Polri, meminta agar Pengamanan di area gedung PTUN DKI yang menyidangkan Gugatan pembatalan AHU-0000978.AH.01.08 tanggal 30 September 2020 dengan tergugat Kemenkum HAM RI bisa betul-betul seteril dari gerakan tak bermoral orang-orang Edek Erfil Menurung,” jelas Chairuddin, MDK. Menjawab pertanyaan tentang penerbitan AHU-0000978.AH.01.08 oleh Kemenkum HAM RI dengan Ketum Adek Erfil Manurung, dilain pihak Mubes yang digelar oleh Ade Erfil Menurung di Karawang 7–9 November 2019 disebut ‘Liar’ karena tak diatur Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Ormas Laskar Merah Putih termasuk Pemilihan Ketua Umum oleh Markas Daerah dan Markas Cabang yang juga tak diamanatkan AD/ART, menurut Chairuddin MDK, kuat dugaan ada Oknum di Kemenkum HAM RI yang ‘Bermain’. “ Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Ormas Laskar Merah Putih sebagaimana tertuang di Akta Pendirian Notaris Tintin Surtini SH MH MKn Nomor 9 tanggal 05 Nopember 2014, itu yang didaftarkan dan sudah disahkan oleh Kemenkum HAM RI. Di Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga itu, Ketua Umum Markas Besar Laskar Merah Putih Dipilih, Ditetapkan dan Disahkan melalui Musyawarah Majelis Tinggi Dewan Pendiri. Jika kemudian Adek Erfil Menurung kembali mendaftarkan diri sebagai Ketua Umum Ormas Laskar Merah Putih dengan menggunakan tatacara Pemilihan yang tidak diatur oleh Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga tersebut, meski itu tertuang dalam Akta Notaris, seharusnya tidak bisa dengan begitu saja Kemenkum HAM RI menerbitkan AHU. Paling tidak, seharusnya Kemenkum HAM RI Wajib melakukan Klarifikasi ke Majelis Tinggi Dewan Pendiri yang namanya ada di Akta Pendirian Notaris Tintin Surtini Nomor 9 tanggal 05 Nopember 2014. Tetapi ini kan tidak. Tahu-tahu Kemenkum RI langsung menerbitkan AHU dengan Ketua Umum Adek Erfil Menurung,” papar Chairuddin MDK.(red/01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *