Selamatkan Kepsek, Plt Kepala BKPSDM ‘Obok-Obok’ Putusan Bupati

AGEN07.COM – Provinsi Bengkulu, Demi menyelamatkanKepalaSMP 12 Rejang Lebong, Hottua Gultom yang katanya titipan anak Pejabat terkait Pilkada, Plt Kepala Badan Kepegawaiandan Pengembangan Sumber Daya Manusia(BKPSDM) Rejang Lebong, Mohammad Andhy Apriyanto SE,  nekad ‘Mengobok-Obok’ PETIKAN Putusan Bupati.

     Menurut data awal yang diterima Redaksi  media Online AGEN07, Surat PETIKAN Putusan Bupati tentang Pengangkatan Kepala SMP 12 Rejang Lebong, Hottua Gultom, yang diterbitkan sesuai dengan aslinya oleh Plt BKPSDM Rejang Lebong, pada bagian bawah Sudut Kanan tertulis ‘ Kepada Yth; HOTTUA GULTOM S.Pd NIP 19620618 198802 1 001 Pembina IV/a Kepala Sekolah SMP Negeri 12 Rejang Lebong’

     Hanya saja, begitu Pengangkatan Hottua Gultom yang diketahui melanggar Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018 mencuat Kepermukaan, Plt Kepala BKPSDM Rejang Lebong menerbitkan Surat PETIKAN Keputusan Bupati sesuai dengan aslinya (jilid 2), meskipada bagian sudut Kanan tetap tertulis yang Bermakna Ditujukan Kepada Hottua Gultom tetapi dengan Menghilangkan ‘Titel Sarjana’ (S1) dibelakang  namanya.

     Lucunya, pada lampiran Surat PETIKAN Keputusan Bupati (jilid 2), BKPSDM tetap menulis Jabatan Baru Hottua Gultom yang Pengangkatannya bertentangan dengan Permendikbud Nomor 6 tahun 2018 karena tidak memiliki Kualifikasi Akademik Sarjana sebagai Kepala SMP Negeri 12 Rejang Lebong, dengan Tunjangan Jabatan sebesar Rp.560.000.-

     Terpisah, Hottua Gultom, saat diwawancarai awak media Online RTS Today lewat tetelpon Selular 0812784084XX (Jumat (27/11), mengatakan, bahwa sejumlah permasalahan yang terjadi terkait pengangkatannya sebagai Kepala SMP Negeri 12 murni kesalahan BKD (BKPSDM) serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rejang Lebong.

     “ Itu murni kesalahan mereka. Buktinya SK saya sudah dirubah oleh mereka (BKPSDM dan Disdikbud),” ujar Hottua Gultom, yang juga mengaku belum pernah mengikuti Pelatihan dan Pendidikan untuk mendapatkan Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP) bagi Calon Kepala Sekolah, sebagaimana dikutif Media Online RTS Today edisi tayang  28 Nopember 2020.

     Ia menambahkan, dirinya tak pernah melampirkan Ijasah Sarjana (S1) dalam berkas penjaringan Calon Kepala Sekolah, sehingga dia mengaku Kaget (terkejut) saat melihat di SK Pengangkatannya sebagai Kepala Sekolah dibelakang namanya ada S,Pd (Sarjana Pendidikan).

     Wartawan dan Pemimpin Redaksi Media Online AGEN07 yang juga Kamada (Ketua Markas Daerah) Laskar Merah Putih Provinsi Bengkulu, Chairuddin MDK, orang pertama yang berusaha mengungkap kasus Pengangkatan Hottua Gultom sebagai Kepala SMP Negeri 12 Rejang Lebong, saat diminta tanggapan membenarkan.

     “ Saya memiliki Bukti baik tertulis maupun hasil rekaman,” katanya singkat.

     Sementara saat disinggung adanya informasi tentang keterlibat Putra Pejabat dalam kasus tersebut, Chairuddin belum bersedia berkomentar karena khawatir akan dimanfaatkan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab demi kepentingan pribadi atau golongannya.

     “ Nanti sajalah. Selain waktunya belum tepat juga akan saya pertimbangkan dampak positif dan negatifnya baik bagi diri saya maupun orang lain. Jadi sabar dulu,” ungkap dia. (red/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *