Kunci Penyelesaian Kemelut LMP, Mutlak MTDP

AGEN07.COM – Provinsi Bengkulu -, ‘Kunci’ penyelesaian Kemelut di Internal Ormas Laskar Merah Putih akibat dari manuver Adek Arfil Manurung yang diketahui ‘Menghalalkan’ berbagaicara untuk tetap menjadi Ketua Umum, mutlak tergantung dari ‘Keinginan’ luhur Sembilan Anggota MTDP (Majelis Tinggi Dewan Pendiri).
Demikian pendapat Kamada (Ketua Markas Daerah) Laskar Merah Putih Provnsi Bengkulu, Chairuddin, MDK, saat diminta tanggapan terkait tak kunjung selesainya ‘Perseteruan’ dalam mendapatkan Pengakuan Negara atas keberadaan Ormas berbasis masa tersebut.
“ Hanya MTDP yang bisa menghentikan gerakan Adek Erfi Manurung, dalam hal ini adalah Sembilan anggota MTDP yang sudah Memilih, Mengangkat dan Mengesahkan HM Arsyad Cannu sebagai Ketua Umum Mabes melalui Musyawarah Besar MTDP di Kota Balik Papan. Kalimantan Timur, pada 3 Nopember 2019 lalu,” kata Chairuddin, MDK.
“ Caranya simple. Lakukan perlawanan hukum dengan meminta klarifikasi kepada Notaris Netty Resmawati SH, terkait diterbitkannya Akta Nomor 8 tanggal 10 Desember 2019 tentang Pemilihan, Pengangkatan dan Pengesahan Adek Erfil Manurung dan Neneng A Tuty sebagai Ketum dan Sekjen Mabes Laskar Merah Putih. Jika tak ada respon positif layangkan Somasi. Dan jika Somasi tidak juga diindahkan, lakukan upaya hukum. Negara kita adalah Negara Hukum. Di Negara Hukum tidak ada yang ‘Kebal’ hukum, karena Hukum Wajib menjadi Panglima,” tegasnya.


Chairuddin menyebutkan, untuk memperpendek rentang kendali Birokrasi permintaan Klarifikasi maupun Somasi kepada Notaris Netty, tidak mutlak menggunakan ‘Jasa’ Pengacara (lawyes) karena bisa dilakukan langsung oleh MTDP baik secara bersama-sama maupun Perwakilan berdasarkan hasil Keputusan Rapat.
Ia meyakini, bahwa Sembilan anggota MTDP yang sudah menggelar Mubes Balik Papan masih tetap Konsisten dengan Keputusannya mengangkat dan Mengesahkan HM Arsyad Cannu sebagai Ketum Mabes Laskar Merh Putih, sehingga dapat dipastikan Mereka TIDAK AKAN MUNGKIN ‘Bersekutu’ dengan Adek Erfil Manurung membuat Akta Perubahan Ormas Laskar Merah Putih di Notaris Netty Resmawati.
“ Itu artinya, Akta Notaris Netty Resmawati SH Nomor 8 tanggal 10 Desember 2019 dapat dikatagorikan ‘Cacat Hukum’ dan Wajib Batal demi Hukum, karena dibuat tanpa melibatkan bahkan sangat mungkin tanpa sepengetahuan MTDP selaku Pendiri, sebagaimana tertuang dalam Akta Notaris Tintin Surtini, SH, MH, M,Kn Nomor 9 tanggal 05 Nopember 2014,” beber Chairuddin, MDK.
Disinggung tentang kemungkinan ada Satu atau Dua orang dari Sembilan anggota MTDP yang melaksanakan Mubes Balik Papan ‘Menyeberang’ ke ‘Kubu’ Adek Erfil Manurung dan terlibat atau dilibatkan membuat Akta Perubahan Ormas Laskar Merah Putih di Notaris Netty Resmawati, secara spontan Chairuddin MDK menyebutkan bahwa Akta Netty tetap ‘Cacat Hukum’. meski hanya Satu orang anggota MTDP yang tidak terlibat atau dilibatkan.
Dia juga mengatakan, karena Akta Notaris Netty Resmawati Nomor 8 tanggal 10 Desember 2019 Cacat Hukum, maka kosekwensinya Akta Notaris Netty Resmawati Nomor 26 tanggal 30 September 2020 tentang Pengesahan AHU-0000978.01.08.2020 yang diterbitkan Ditjen AHU Kemenkum HAM RI, juga ‘Cacat Hukum’.
Menjawab pertanyaan tentang kemungkinan Notaris Netty Resmawati tidak berkenan memberikan klarifikasi kepada MTDP LMP dengan alasan ‘Kerahasiaan’, Kamada LMP Provinsi Bengkulu itu berkeyakinan jika kewajiban Notaris menjaga Kerahasian Akta yang diterbitkannya tidak bersifat Absolut (mutlak). Dengan kata lain, kerahasiaan isi Akta Notaris dapat saja dikecualikan apabila ditentukan oleh Peraturan dan Peundang-Undangan jika berkenaan dengan Kepentingan Negara, Kepentingan Penegakan Hukum serta Kepentingan para Pihak dan Ahli Waris.
“ Ingat. Sebagai Pendiri anggota MTDP (mayoritas) adalah ‘Pemilik’ Ormas Laskar Merah Putih yang Sah, sebagaimana tertuang dalam Akta autentik Notaris Tintin Surtini SH MH MKn Nomor 09 tanggal 05 Nopember 2014 yang sudah menjadi Arsip Negara. Adalah dalam rangka Penegakan Hukum dan menjadi hak hukum mereka (MTDP) untuk meminta KLARIFIKASI kepada Notaris lain (Netty Resmawati), terkait Penerbitan Akta Pendirian dan/atau Perubahan Ormas Laskar Merah Putih atasnama ‘Orang’ atau ‘Pihak’ lain, dalam hal ini ‘Kelompok’ Adek Erfil Manurung,” jelas Chairuddin, MDK. (red2/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *