Sen. Apr 19th, 2021

Tanda Terdaftar LMP ‘Kaleng-Kaleng’ Versi Erfil Manurung ‘Diseret’ ke PTUN

Sekretaris Markas Daerah Bengkulu

AGEN07.COM – Provinsi Bengkulu -, Surat Pemberitahuan Keberadaan Perkumpulan Organisasi Kemasyarakatan (Keterangan Tanda Terdaftar) Laskar Merah Putih ‘Kaleng-Kaleng’ versi Adek Erfil Manurung, Ketua Umum Markas Besar Laskar Merah Putih yang dipecat oleh Majelis Tinggi Dewan Pendiri (MTDP) dan dikeluarkan oleh Badan Kesbangpol Provinsi Bengkulu, diseret ke Pangadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Demikian ditegaskan Ketua dan Sekretaris Markas Daerah Laskar Merah Putih Provinsi Bengkulu dengan Ketua Umum yang sah H.M. Arsyad Cannu, berdasarkan hasil Musyawarah Besar (Mubes) di Hotel Grand Senyiur Balik Papan,  tanggal 3 Nopember 2019, Chairuddin MDK dan Ahwan Toni A.Md, kepada awak media AGEN07, Jumat 4 September 2020, di Bengkulu.

Akun WA Palsu Atas Nama Gubernur

Menurut kedua petinggi Markas Daerah Laskar Merah Putih provinsi Bengkulu, penetapan   H.M. Arsyad Cannu dan Anderson Derek Riwoe sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jendral Markas Besar Laskar Merah Putih, sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Majelis Tinggi Dewan Pendiri (MTDP) Laskar Merah Putih Nomor : KEP-07/MUS/MTDP-LMP/XI/2019.

“Sedangkan pembekuan Ade Ervil Manurung dari jabatannya sebagai Ketua Umum Laskar Merah Putih, tertuang dalam Surat MTDP Nomor: 016/MTDP-LMP/X/2019 tanggal 2 Oktober 2019 yang ditandatangani oleh 9 anggota MTDP terdiri atas Hadi Wahyu Wibisana, SE, Hafeezul Rahman Awan, Rusman, H. A. Widodo, Hairud Dariah Dahli, Ir. Eko Sutikno, Erwin Trinayanda, Kanjeng Raden Mas Hario Bios Ganesha Abiyoso dan Bobby Beng Floris,” jelas Ahwan Toni.

     “Jadi wajar kan jika kami sebut kelompok yang mendapatkan Surat tanda terdaftar dari Badan Kesbangpol Provinsi Bengkulu itu sebagai Laskar Merah Putih ‘Kaleng-Kaleng’, karena Ketua Umumnya, Ade Erfil Manurung, sudah tidak punya kapasitas untuk bertindak atas nama Ormas Laskar Merah Putih pada jabatan apapun termasuk membentuk dan menandatangani Surat Keputusan Penetapan Pengurus Laskar Merah Putih di Provinsi Bengkulu karena dia sudah dipecat,” ujarnya.

 Ahwan Toni juga mempertanyakan tata kelola pemerintahan di Badan Kesbangpol Provinsi Bengkulu, yang menerbitkan dua Surat Keterangan Pemberitahuan Keberadaan Organisasi untuk Satu Organisasi Ormas, yaitu Laskar Merah Putih yang Sah dibawah ketua umum H.M. Arsyad Cannu dan Laskar Merah Putih ‘Kaleng-kaleng’ yang ketua umumnya Ade Erfil Manurung  yang sudah dipecat oleh MTDP. Itu betul-betul aneh. Padahal dampak dari cara-cara tersebut sangat mungkin akan terjadi perpecahan diantara anak bangsa.

     “Oleh karenanya, selain berdasarkan hasil Rapat Pleno Badan Pengurus Markas Daerah Laskar Merah Putih Provinsi Bengkulu juga atas persetujuan Markas Cabang Laskar Merah Putih Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu, kami sudah berketetapan menempuh jalur hukum lewat PTUN  itu sudah final,,” papar Ahwan Toni.

     Ketua Markas Daerah Laskar Merh Putih Provinsi Bengkulu, Chairuddin Mdk, menambahkan, pihaknya mengaku prihatin terhadap nasib Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar,  yang diduga terjebak oleh kebohongan tentang keabsyahan persyaratan Ormas Laskar Merah Putih versi Ade Ervil Manurung yang disampaikan oleh kelompok Iskandar Herli, yang disebut sebagai Plt Ketua dalam Surat Pemberitahuan Keberadaan Organisasi (Laskar Merah Putih) yang dikeluarkan oleh Kesabangpol Provinsi Bengkulu.

     “ Untuk itu saya sudah meminta kepada saudara sekretaris agar segera berkoordinasi dengan Tim Hukum (Markas Daerah Laskar Merah Putih Provinsi Bengkulu), tentang kemungkinan kasusnya dibawa keranah hukum Pidana. Apalagi saya juga sudah memiliki bukti tentang adanya akun WA (whatsApp) Palsu atas nama Gubernur yang oleh salah seorang dari kelompok Iskandar Herli, Sulaiman Bungsu, digunakan untuk menyebarluaskan Surat Mandat Pembentukan Markas Daerah Laskar Merah Putih Provinsi Bengkulu versi Ade Erfil Manurung ke Akun Facebook. Jadi menurut saya sudah memenuhi unsur untuk dilaporkan ke Polisi,”  tegasnya.(red/001).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *