PPSBU Lakukan Aksi Demo, Tuntut 5 Poin Aturan Baru

AGEN07.COM – Kabupaten Bengkulu Utara-,
Aksi damai persatuan kerja di Bengkulu Utara Dikawal dari anggota Polres Bengkulu Utara, massa yang sebelumnya konvoi mengunakan R4 dari alun-alun meliwati Bundaran Argamakmur menuju halaman pemda, 37 R4 dan R6 membawa Alat musik organ 15 R6 dan 17 R4.

Aksi yang dilakukan untuk meminta Pemerintah mencabut surat edaran atau himbauan melalui gugus tugas yang berbunyi tentang mentransfer Musik dan Kuda Kepang serta hiburan lainnya, kamis (30/7/2020).

Salah satu negosiator Widayadi mengatakan ” Kami dapat duduk bersama pemerintah, meminta 5 poin tuntas untuk menerima aturan baru agar penggiat seni dapat dibuat lagi,” lanjutnya.

Mengutuk keras atas kehadiran oknum yang mengintimidasi masyarakat untuk tidak menggunakan Organ Tunggal (Musik) dan hiburan dalam acara syukuran atau pernikahan serta acara lainnya.


Meminta Bupati Bengkulu Utara untuk menerbitkan surat edaran baru serta mempermudah perizinan dalam acara acara hiburan dalam hajatan apapun.
Terkait meminta surat edaran baru, Persatuan Pekerja Seni Bengkulu Utara (PPSBU) meminta jeda waktu selambat-lambatnya 4 hari.
Jika tidak di indahkan maka Persatuan Pekerja Seni Bengkulu Utara (PPSBU) akan kembali melakukan demo dengan massa aksi yang lebih besar.

Meminta dan berpartisipasi pada lembaga DPRD Kabupaten Bengkulu Utara untuk memfokuskan tindak lanjut hasil pantauan dana Covid-19 melalui tim Pansus dan Jika terkait dengan persatuan Pekerja Seni Bengkulu Utara (PPSBU), lembaga legislatif untuk membahas pansus Covid-19 agar dapat diakses oleh Aparat Penegak Hukum (APH) .papar Toni.


Tidak hanya itu PPSBU juga menerima surat edaran melalui gugus tugas Covid19 Kabupaten Bengkulu Utara, dapat diperbarui agar kegiatan pekerja seni dapat kembali aktif di bengkulu utara.

Sekda Bengkulu Utara, Haryadi, mengapresiasi aksi damai dari PPSBU yang berjalan tertib dan menyakinkan akan melakukan komunikasi dan koordinasi bersama terhadap pimpinan untuk menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan.

“Kami juga turut prihatin atas apa yang menjadi keluhan para pekerja seni ini selama dilanda pandemi. Setelah ini akan kita koordinasikan dengan unsur pimpinan,” ucapnya(Rusik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *