Pembuatan Bronjong Desa Sukau Kayo, Di Keluhkan Warga Terindikasi Mer Up Dan Tak Sesuai Sfek

AGEN07.COM – Kabupaten Lebong –, Realisasi DD  Tahap 3 Desa Sukau Kayo dengan pekerjaan Pembangunan (TPT)Bronjong Dusun I ,  menggunakan Dana Desa Rp 336.694.000,- anggaran tahun 2019 di keluhkan banyak pihak dan  menjadi bahan perbincangan masyarakat pasalnya Kegiatan pembuatan Bronjong tersebut terkesan asal – asalan  dan tidak mengikuti mekanisme aturan  seharusnya.

Sebelumnya di ketahui, Pencairan tahap ke 3 Program DD Desa sukau kayo kecamatan Lebong atas kabupaten Lebong  yang di ambil alih oleh PJS Kepala Desa sebanyak 40 %,  peruntukan dana tersebut untuk Pekerjaan Pembangunan (TPT) Bronjong Dusun I dengan volume Panjang 30 meter, ketinggian 4.5 meter. Sehingga di kalkulasi terpasang sebanyak 135 Bronjong.

Investigasi lapangan Tim Portal Media online www.agen07.com bersama salah satu warga yang Bekerja mengaku upahnya 1 Bronjong Rp 70.000,;

Tidak sedikit juga masyarakat menilai bawasannya ada Mer Up harga satuan  pada pekerjaan Pembangunan (TPT)Bronjong Dusun I, karena di nilai Volume fisik bronjong tak sesuai dengan dengan besaran anggaran yang di gunakan.

Berdasarkan kegiatan Investigasi lapangan terlihat fisik Pembuatan Bronjong terdapat banyak kejangalan seperti, minimnya Galian, Bronjong yang terdapat ada ruang Kosong serta menggunakan material batu yang tidak sesuai dengan sfesivikasi seharusnya.

Terlihat Kondisi Bronjong yang menggantung karena minimnya Galian dan beronjong yang terdapat banyak kosong

Pelaksana lapangan berinisial SB kepada wartawan menjelaskan bawasannya, “ Bos kalian itu KK saya Karena Lsm dan wartawan harus daftar di Kesbangpol, kk saya kerja di Kesbangpol Bagian terima Pendaftaran Lsm dan wartawan, selanjutnya terkait kegiatan bronjong karena di kerjakan masyarakat maka tergantung dengan masyarakat”. Saya juga dulu Pernah menjadi Lsm selama 10 Tahun  tergabung di berbagai organisasi Letingan saya Adi Ogan  dan anak didik saya Mario”ujarnya.

Sementara Pino selaku Kepala desa melalui Pia henpon mengatakan, “ bronjong tersebut memiliki Volume Panjang 30 meter dengan ketinggian 4.5 meter, namun belum di lakukan Opname kemungkinan dalam 2 hari kedepan akan di lakukan Opname”. Tuturnya.

Terkesan Pembuatan Bronjong dengan asal – asalan terlihat jelas material yang di gunakan tidak sesuai dengan sfesivikasi seharusnya

Pada tempat yang berbeda salah satu warga mengeluh kan atas Jabatan PJS pasalnya menurut dirinya Pemerinta Desa serta BPD sudah merekomendasikan beberapa Nama yang berstatus ASN berdomisili di Desa Sukau kayo,namun pada akhirnya yang di usulkan oleh masyarakat melalui BPD hingga kecamatan tidak ada yang di Rekomendasikan menjadi PJS kepala Desa Sukau Kayo kecamatan Lebong atas kabupaten Lebong.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *